Senin, 30 Desember 2013

Kisah Dimas

Cerita ini mungkin banyak yang mengalaminya, atau mungkin secara umum memang seperti itu jalur cerita kehidupan manusia. Simaklah dan tentukan penilaian kalian...

Dimas terlahir di keluarga sederhana, anak tertua dari 5 bersaudara membentuknya menjadi anak mandiri. Ia selalu berusaha untuk memberikan contoh yang baik bagi adik-adiknya. Semasa kecil kehidupan mereka berjalan selayaknya kehidupan pada umumnya, tak pernah ada yang menduga bahwa ketika Ia dewasa segalanya berubah.

Tuhan memang mengetahui segala sesuatu yang terbaik bagi umatnya. Ia menciptakan manusia dengan begitu adilnya antara satu dengan dengan yang lain. Semua memiliki kekurangan dan kelebihannya masing-masing tanpa terkotak-kotakkan. Bahkan kisah kakak beradikpun memiliki ceritanya masing-masing dan tidak ada yang sama. Semua akan saling melengkapi sehingga tujuan dari perbedaan itu bukan untuk perpecahan tapi untuk persatuan. 

Kehidupan Dimas di masa kecil terasa begitu indah dengan kesederhanaan dari keluarganya. Tidak ada hal berarti diantara Ia dan adik-adiknya yang menjadi pertanda tentang akan menjadi apa merek kelak. Mungkin jika bisa kita memilih untuk takdir kita, pastilah tidak ada yang kesusahan. Begitupun dengan Dimas yang akan memilih takdir terbaik untuknya. Suatu ketika di kehidupannya Dimas dihadapkan dengan pilihan antara Ia memilih untuk memegang teguh egonya atau merelakannya dengan lapang dada. Ia tau benar dampak apa yang akan Ia hadapi atas segala keputusan yang diambilnya. Akhirnya Dimas memilih untuk merelakannya, dan membiarkan adik-adiknya yang merasakan lebih.

Satu langkah mundur yang Ia ambil mungkin bisa menghasilkan tiga langkah kedepan nantinya. Hingga semua tidak berubah setidaknya itu yang Ia rasakan. Tiga langkah kedepan itu terasa semakin susah untuk digapai, sementara yang Ia rasakan hanyalah semakin banyaknya langkah mundur yang harus dialami. Kehidupan tentu terus berjalan, Dimas kini mempunyai kehidupan baru yang perlu diurusnya. Bukan hal mudah untuk dijalani, tapi Ia berusaha sekuat yang Ia bisa untuk membawa kebaikan bukan keburukan bagi keluarga kecilnya. Hingga hal itu berbuah manis, hal-hal yang Ia tanamkan di keluarga kecilnya bisa membawa Ia merasakan hal yang dulu susah untuk dirasakan melalui anaknya. Kehidupan indah itupun bukanlah impian lagi untuknya sekarang.

Tuhan tau dengan pasti kehidupan umatnya karena Tuhanlah yang menciptakan dan membuat cerita di dalamnya. Mungkin bukan sekarang keindahan itu kita rasakan tapi percayalah suatu saat keindahan itu akan kita rasakan, karena Tuhan telah meciptakan banyak cerita indah di kehidupan setiap umatnya.

Minggu, 22 Desember 2013

Tempat ini...

Di tempat ini aku merasakan sesuatu, seperti ada pengharapan baru akan kehidupan. Aku menikmati setiap kali kesempatan untukku berada di tempat ini, seperti aku menikmati sejuknya hembusan angin di sore hari selepas hujan seakan memang itulah kehidupanku. Walaupun terkadang berat cara hidup yang harus dilakukan di tempat ini, tetap saja aku bisa menikmatinya. Berbaur dengan pribumi yang sudah terbiasa dengan kebisingan dan gaya hidup yang berat menjadi kegiatan yang menyenangkan bagiku. Jiwa ini seperti sudah menemukan bagiannya yang menghilang. Entahlah harus dengan ungkapan apa lagi, yang jelas sungguh aku menikmati setiap detik yang kulewati di tempat ini. 

Pernah suatu ketika aku terlena dan melupakan sejenak kehidupan ku yang sebenarnya, ketika aku melangkah maju untuk memulai ada hentakan kecil yang menyadarkanku bahwa tempat ini belumlah seutuhnya menjadi bagian dari hidupku. Namun entah bagaimana satu keyakinan terpatri di hati bahwa memang di tempat inilah aku akan melanjutkan ceritaku, menambah cerita senang dan sedihnya kehidupan. Banyak hal dari tempat ini yang membuatku penasaran, magnetnya begitu kuat untuk menarikku kembali datang ke sini.  Sungguh hanya Tuhanlah yang maha berkehendak dan doaku tergerak atas isyaratNya dan aku yakin janji Tuhan itu nyata. Aamiin

Kamis, 05 Desember 2013

Hasrat

Kita terlahir dengan memiliki hasrat, bagi mereka yang merasa tidak memilikinya mungkin itu hanya masalah waktu untuk mereka menemukannya. hasrat bisa membawa semangat untuk mencapai keinginan bisa juga menjurumaskan ketika itu digunakan tidak dengan semestinya. setiap orang bisa memiliki hasrat yang berbeda di setiap tahap kehidupan. dan mungkin akan terus berubah sampai akhirnya mereka menemukan siapa diri mereka sebenarnya. semacam pencarian jati diri yang akan mengawal untuk menemukannya. lalu kemudian apa yang akan terjadi ketika hasrat itu berubah dan kita tidak menemukan jalan yang baru juga tidak ada jalan untuk kembali? ketika hasrat itu pergi menghilang atau berubah, biasanya kita hanya merelakannya begitu saja. hasrat bagi mereka hanyalah sebuah keinginan bukan suatu hal yang harus diwujudkan. tapi ada juga yang begitu mempunyai hasrat namun mereka tertahan di situasi yang tidak memungkinkan bagi mereka untuk melanjutkannya. percayalah hasratmu takkan menghilang jika engkau dengan erat mengasihinya. awal ketika hasrat itu muncul bisa menjadi penyemangat luar biasa, gunakanlah moment itu untuk melihatnya menjadi sesuatu yang bisa membuatmu hidup. hidup berjalan karena kita menginginkannya, dan ia akan berhenti ketika kita ingin mengakhirinya. hasratmuu untuk menjalani suatu kehidupan adalah salah satu cara untuk membuatmu tetap hidup. hidup akan berakhir dengan indah jika kita memiliki hasrat akannya. ciptakanlah cerita kehidupanmu dengan hasratmu. tak perduli hasrat itu akan selalu berbuah atau tidak, setidaknya kita memilikinya untuk menikmati hidup ini. jangan buat hidup menjadi kosong dan hampa karena kita tidak memiliki hasrat.

kapal tetap berlayar meski sedang dihantam badai dan terombang ambing di lautan lepas. ia hanya terhenti sesaat menunggu badai reda sembari memikirkan jalur lain untuk menghindari badai lainnya dan melanjutkan pelayaran. bahkan dengan ombak yang tercipta dari badai tersebut telah membawa kapal lebih cepat ke dermaga tujuan. semua awak dalam kapal berusaha untuk tetap tenang atau mungkin mereka memang sudah terbiasa dengan keadaan seperti itu. mereka hanya tertahan sesaat untuk selanjutnya melanjutkan pelayarannya.

Rabu, 27 November 2013

...

Setiap Kali ketika pagi menjelang dan mata ini terbuka, selalu ada waktu sejenak untukku mengumpulkan bagian bagian diri yang sempat pergi ketika malam. 
Selalu ada tanya yang terjaga di benak ini tentang apa yang akan terjadi hari ini. Sampai aku menyadari bahwa hidup terus berjalan dan aku haruslah berada di dalamnya untuk mengetahui dan bukan dengan tanya.
Dulu aku adalah orang penuh kecemasan akan hidup, penuh keraguan, penuh penyesalan dan mungkin semua hal negatif lainnya. Tapi kemudian aku tahu bahwa hidupku tidak akan berjalan dengan baik jika hal hal tersebut yang mendominasi di kehidupanku.
Yang perlu aku lakukan sebenarnya hanyalah menjalani dan menikmati hidup ini. Hidup di dunia hanya aku jalani sekali dan dalam rentan waktu yang tersisa ini sudah seharusnya hidup dijalani dengan dinikmati.
Aku meyakini bahwa semua ini terjadi karena ada tujuan, ada arti dari setiap kejadian, bahkan sisi positif dari kejadian negatif. Namun, jika sisi positif itu tak terlihat, aku berusaha untuk membuatnya.
Jangan meratapi atau kau akan kehilangan saat dimana sisi positif itu akan datang.
Hari esok mungkin akan memiliki liku yang berbeda dari hari ini, hari ini segera berlalu digantikan besok.
Kemana kaki ini melangkah di sanalah aku berada. 
Sebuah perjalanan dengan akhir yang tidak diketahui, sebuah cerita yang belum mempunyai akhir itulah aku.

Minggu, 29 September 2013

Menangislah...

menangislah jika itu membuatmu merasa lega.
menangislah jika itu yang kau inginkan.
menangislah jika memang itu bisa membantumu .
menangislah entah itu untuk suatu kesedihan atau kebahagiaan...

sebagian dari mereka berfikir bahwa menangis adalah tanda kelemahan,
sebagian dari mereka juga berfikir menangis hanya membuatmu terlihat buruk,
sebagian dari mereka bahkan tak sungkan untuk memaki atas tangisan seseorang,

menagis bukanlah sebuah dosa besar,
bukan sesuatu yang harus disembunyikan,
bukan juga dengan menunjukkannya maka itu tak berarti sesuatu.
tangisan bisa menjadi obat bagi tubuh ini.
lewat tangisanlah kita mengeluarkan elemen jahat.

tangisan itu bisa mendatangkan keuntungan,
setidaknya untuk diri kita sendiri,
akan timbul perasaan melegakkan setelahnya,
merilekskan tubuh dari hal-hal yang membuat kita terkekang.

air mata membantu melewati masa sulit,
air mata menjadi teman dikala sedih,
air mata ini, berada di sini untuk selalu mengisi setiap cerita di kehidupan,
cerita sedih dan bahagia...

Sabtu, 31 Agustus 2013

Untukmu

hari itu ketika kali pertama kita berjumpa,
masih ku ingat sorotan mata indah itu.
bagai kilatan petir, aku tersengat olehnya,
meski hanya untuk sepersekian detik semua untuk bermula dan terjadi
terimakasih ku ucapkan...

sudah lama ketika itu terjadi,
telah banyak kejadian terjadi setelahnya,
hari ini, ketika aku berdiri di satu sudut ruang
sesosok itu kembali terlihat..
banyak hal telah berubah setelahnya
aku hampir tak mengenalimu,
ketika senyum itu tersimpul menemani sorotan matamu
baru aku menyadari...

bunga-bunga masih jauh dari musimnya untuk bermekaran,
tapi aku telah mendahuluinya...
kau siramkan pupukmu pada tunasku...
dan kini akupun tumbuh bersama dengan rasa ini..
kau tinggalkan sesuatu padaku, tiada upayaku untuk menolaknya..

Tuhan, terimakasih kau berikan rasa ini,
jagalah ini sebagaimana mestinya
jangan biarkan aku terlena untuk melapaui menjadi sesuatu yang buruk,
meskipun hanya dengan hal kecil,
sungguh Kau bisa membuatku berdecak kagum atas ciptaanMu...


Kamis, 22 Agustus 2013

Gelap

aku tersesat dalam kesepian, berteman dengan kesendirian tak seorangpun berada di sekitar.
berjalan menyusuri lorong sempit berharap menemukan jalan keluar.
menanti secercah cahaya untuk menuntun langkah kecil kaki menuju keramaian.
sulit untuk dijangkau, tak sedikitpun cahaya itu terlihat.
tanpa penunjuk arah, kaki ini tiba di dalam kegelapan, semakin gelap dan jauh dari cahaya.
aku terdiam, terpaku entah menatap apa...

sesaat kedamaian itu berhasil menyihir, tenangku menemani hari-hari dalam kegelapan,
hingga susah untuk kaki ini bangkit, namun aku tersentak oleh sesuatu..
suara yang entah datang darimana, memecah lamunku mencari asalnya.

"Apa yang kau lakukan di sini?"
"Siapa itu?, kegelapan ini benar-benar menguasaiku, aku terlena dalam dekapannya."
"Aku adalah dirimu, meskipun demikian, ini bukanlah tempat untuk itu."
"Lalu?
"Bangunlah aku akan menuntunmu."
"Haruskah? aku merasa nyaman di sini."
"Kau bukan hidup di dalam dongen yang berakhir bahagia, bahkan berada dalam kegelapanpun bukan gambaran akhir bahagia."

pertanda apa ini? aku terbangun dari semua itu...
terdiam, gelap itu sempat berhasil menutupi dari alam nyata.
aku pun sadari, kenyataan itu terang bukan justru gelap.
kaki ini tak lagi melangkah..aku mulai berlari
menjauhi gelap dan mencari terang untuk hidupku...

Jumat, 26 Juli 2013

manusia

ketika manusia telah memasuki fase baru di kehidupannya, banyak hal baru yang akan mengikutinya yang berarti perlahan ia akan pula melupakan atau bahkan meninggalkan hal-hal dari fase sebelumnya. banyak yang tidak menyadari dan mengabaikannya begitu saja. yang dilakukan pada saat itu manusia mulai mencoba untuk menyesuaikan diri dan menerima fase tersebut. seharusnya fase baru dalam kehidupan bisa memberikan pelajaran dan menjadikan manusia setingkat lebih baik dari fase sebelumnya, tapi haruskah dengan meninggalkan sesuatu di belakang?

fase  baru, segala sesuatunyapun akan mengikuti untuk dilakukan dari awal lagi. tersibukkan dengan berbagai hal dan mungkin itu yang menjadi penyebab banyak hal yang terlupakan di belakang. bukan satu hal yang menyenangkan jika fase ini hanya membuat manusia menjadi sesosok monster aneh di lingkungannya. bertindak selayaknya manusia hebat dan memandang sebelah mata segala sesuatunya. terkadang mungkin hal itu dilakukan hanya untuk sebagai tameng akan kegelisahan di dalam diri. tidak semua manusia bisa menerima fase baru itu, namun mereka juga tidak ingin terlihat lemah dengan menyerah terhadap keadaan.

dan di saat itu, mereka akan sibuk dengan segala bentuk keluhan terhadap hidup mereka. keluhan yang mereka buat hanya untuk menghibur diri, berusaha terlihat seperti mereka yang paling mengerti dengan kehidupan. bahwa mereka tidak punya pilihan untuk mengelakkannya. benarkah? bukankah selalu ada pilihan untuk hidup ini? bagaimana dengan kalimat "hidup ini adalah pilihan."? begitu juga fase di kehidupan, suatu hal yang pasti akan dilewati, namun selalu ada pilihan bagaimana kita melangkah untuk mencapainya. langkah yang nantinya tidak menjadikan kita bukan diri kita.

manusia terkadang lupa, hidup bukan hanya untuk dikeluhkan tapi dijalani. hadapilah bahwa sekarang kita telah sampai pada fase baru di kehidupan. jangan jadikan itu sebagai alasan untuk mengubah diri menjadi sesuatu yang buruk, bersikap acuh apalagi meninggalkan. 

Minggu, 21 Juli 2013

Hujan

Musim ini kembali datang, memberikan udara dingin sepanjang hari bahkan bisa sepanjang musim. Mentari sedang tak berada di puncak kejayaan, tertutup oleh awan gelap pembawa hujan.  Banyak yang menikmati musim ini, kedatangannya bersamaan dengan suasana libur terasa begitu cocok untuk berdampingan. Menikmati penghujung tahun dengan penuh kegembiraan.

Senang rasanya ketika hujan turun, tanah gersang menjadi basah. Semerbak aroma rerumputan yang basah karena hujan selalu memberi efek menenangkan. Pamormu hujan takkan lekang dimakan waktu, selalu dinanti oleh setiap insan. Selalu dinanti untuk sekedar membasahi jiwa-jiwa yang kering, juga dinanti untuk membantu menguraikan pikiran yang kusut. Hanya dengan duduk manis menatap hujan turun. Ketika hujan turun pula selalu ada kisah dibaliknya, baik itu kisah sedih maupun kisah menyenangkan. Aku lebih menyukai adanya kisah senang di dalamnya, kalian?

Suatu ketika di saat senja, langit berwarna jingga berhiaskan pelangi di atasnya. Sesaat sebelumnya sempat turun hujan yang cukup deras, meskipun hujan datang bersama petir yang saling saut menyaut menyambar, hujan tetaplah menenangkan bagiku. Ketika hujan turun, aku bisa berlama lama untuk sekedar berdiam diri di kamar dan berfikir, berfikir akan banyak hal. Sekedar merekap kejadian-kejadian yang pernah terjadi. Ada satu kejadian ketika hujan turun yang membuatku merasa senang. Kejadian konyol yang akan menjadi bagian dari memori diingatan ini.

Hujan selalu membawa cerita di kehidupan manusia, hujan bagaikan teman lain bagi manusia. Hujan menemani setiap kisah dan memberikan kisah bagi yang ditemani. Aku menikmati hujan seperti aku menikmati hidup ini. Setiap tetesan air hujan memberikan keceriaan dan keceriaan itu menghasilkan kebahagiaan bagiku. Terimakasih Tuhan :)

Kamis, 04 Juli 2013

Bermain dengan Fikiran

hujan semalam menyisakan tetesan embun di atas dedaunan hijau, udara dingin yang menusuk tulang, dan keheningan sekitar di pagi menjelang siang hari ini. belum terlihat aktifitas mereka seperti hari-hari sebelumnya, mungkin banyak dari mereka yang masih berlindung di dalam selimut berusaha mendamaikan diri dengan keadaan hari ini. diri ini mematung memandangi sekitar, menikmati ketenangan yang berharap tak segera berakhir. menikmati detik-detik yang mungkin untuk waktu ke depan akan sulit ditemukan.

kali ini, aku masih berfikir tentang apa yang mereka namakan keinginan hidup. karena sampai detik ini aku masih tersesat dalam fikiranku. entah apa yang aku fikirkan, hanya menyenangkan memilikinya. meski aku tahu ini bukanlah suatu bentuk kehidupan yang akan kujalan di sisa hidupku. berkali-kali aku berusaha untuk keluar dari area ini, tapi seperti ada yang menahanku untuk melangkah. bahkan sekelilingkupun seperti mengiyakan tindakanku ini. bukan bermaksud untuk selalu menatap ke belakang, kenangan-kenangan itulah yang selalu menemaniku, dan aku hanyut di dalamnya. sesaat aku berfikir aku lelah dan ingin keluar.

aku hanya ingin memiliki sesuatu yang baru, bukan pula bosan dengan yang telah ada hanya saja manusia selalu ingin memiliki sesuatu yang baru di dalam hidupnya, bukan begitu? namun ketika diri ini memikirkannya dengan sangat, aku malah tidak menemukan jalan untuk medapatkannya. selalu membutuhkan sebuah pengalihan untukku agar berhenti memikirkannya, dan suatu ketika dengan sendirinya dia akan datang di saat ketika diri ini perlahan mulai melupakannya. bagaimana dengan kalian?

selalu menyenagkan bermain dengan fikiran, meski sebenarnya diri ini tahu jawabannya. sampai terkadang mungkin akulah yang berusaha mempermainkan diri sendiri dan menjauhkannya dari hasil yang mungkin seharusnya didapat. terdengar menyedihkan memang. 

suasana pagi ini benar-benar membuat berfikir, kembali bermain bersamanya. fikiran ini seakan tidak rela ditinggalkan walau hanya sejenak. atau mungkin akulah yang tidak merelakan kehilangannya? dan selalu merelakan diri hanyut ke dalam dan semakin dalam mengubur diri hingga susah bagiku untuk melarikan diri dari genggamannya...

Jumat, 28 Juni 2013

God's Way

Tuhan terkadang mempunyai caraNya sendiri untuk memberikan pandangan kepada diri ini tentang apa yang diinginkan. bisa dari awal Ia memberikan satu persatu tahapan yang perlu dilalui, membawa diri ini ke pengharapan bahwa Tuhan menyertai. dan pada tahapan terakhir akan diberikannya kesempatan untuk berfikir, memikirkan inikah jalannya dan benarkah ini yang  diinginkan? di sinilah berbagai fikiran itu muncul, mungkinkah benar Tuhan memberikan kemulusan jalan untuk menjadikan nyata apa yang diinginkan? atau Tuhan hanya sekedar ingin menunjukkan jawaban yang sebaliknya melalui caraNya yang berbeda...

sering diri ini berada pada posisi tersebut, hingga sering pula menyampingkan tentang kemungkinan tersebut. selalu diri ini terburu-buru untuk langsung mengambil kesimpulan bahwa Tuhan tidak mendengar pinta, bahkan sampai terkadang mengumpat tentangNya. jarang diri ini berusaha untuk mencerna peristiwa yang terjadi dan berusaha melihatnya dari sisi yang lain dan tidak berusaha untuk melihat bahwa sesungguhnya Tuhan ingin menyelamatkan dengan caraNya menunjukkan berbagai hal berkaitan dengan keinginan diri. seharusnya bisa diri ini lebih mawas untuk mencerna pada saat Tuhan memberikan waktu untuk berfikir.

sungguh Tuhan Maha Perencana, tidak perlu diri ini meragukannya tapi terkadang sudah tertutup terlebih dahulu pemikiran itu dan tergantikan dengan keegoisan diri akan "kepandaian" yang diagungkan sendiri. 

Sabtu, 08 Juni 2013

Ibu

hari ini, rindu ini terasa begitu memuncak berbeda dari yang sebelumnya pernah aku rasakan. aku merindumu ibu. aku tahu engkau belum merelakan sepenuhnya, tapi biarkanlah aku mulai berdiri di atas kakiku sendiri. sudah cukup lama kau menjadi penaungku, dan sudah saatnya aku mulai melihat dunia dengan langkahku sendiri. percayalah, aku bisa menggapai duniaku dengan caraku. saatnya kau mulai melihatku saja. sudah banyak hal yang kau tunjukkan padaku dan itu merupakan bekal yang cukup bagiku.

hari ini aku ingin menuangkan cerita ini untukmu. tiada seorangkan yang bisa menggantikanmu. tubuhmu yang mulai rentan, dahulu adalah pelindungku. masih panjang perjalananku (dengan seijin Tuhan) namun belum bisa aku membalasmu. bagaimana engkau medidikku menjadi seorang yang mandiri, kuat dan pribadi yang seperti sekarang. sampai-sampai untuk membayangkannyapun aku tak mampu. 

sungguh engkau pribadi yang menyenangkan, tidak pernah engkau memaksakan aku menjadi apa yang kau inginkan. kau berikan "kebebasan" itu, untukku melangkah dan menjadi apa yang aku mau. kau orang pertama yang menghapus air mata ini ketika jatuh ke pipi. kau yang menguatkan diri ini ketika sempat aku terjatuh. meski aku tahu kaupun terluka di dalam hati, tapi tidak kau tunjukkan itu. walau sering terlontar kata yang menyakitkan hati dari mulut ini, tapi tidak juga kau membenciku. bahkan kau merangkulku, memberikanku kasih sayang yang lebih. selalu memberikan doa terbaikmu untuk anak-anakmu.

aku tahu, tidaklah mulut ini lebih sering berucap manis daripada caci, seakan sulit bagiku untuk mengucapkan "aku sayang padamu", tapi percayalah sungguh aku menyangimu dengan segenap hidupku. mungkin baru lewat tulisan ini aku berucap, namun juga bukan semata tulisan tak berarti. bahkan di dalam diamku, wajahmulah yang terlintas pertama kali. dan tak sulit bagiku untuk menitikkan air mata ketika itu terjadi. teramat menyiksa mengingatmu kemudian menginginkamu namun engkau tak ada didekatku, bu...

sungguh aku telah mejadi manusia yang paling bahagia memiliki ibu seperti engkau. betapa Tuhan Maha Perencana, menuliskanku untuk menjadi anakmu, bagian dalam hidupmu. terimakasih ibu, dengan doamu aku melangkah, dengan kasih sayangmu aku bisa bernafas menjalani hidup ini... ampunilah aku ibu...


Jumat, 24 Mei 2013

Sepenggal Tulisan : Judge Me

Sepenggal Tulisan : Judge Me: hak setiap orang untuk memberi opini akan suatu hal, sampai menilai kehidupan seorangpun bisa menjadi sah-sah saja untuk dilakukan. tapi ap...

Judge Me

hak setiap orang untuk memberi opini akan suatu hal, sampai menilai kehidupan seorangpun bisa menjadi sah-sah saja untuk dilakukan. tapi apa kemudian yang diinginkan dari menilai kehidupan orang lain? pandangan nyinyir mereka terhadap kehidupan seseorang bisa jadi berujung masalah bagi mereka sendiri. tidak ada satupun manusia di muka bumi ini yang ingin kehidupannya menjadi buruk dan menjadi bahan segar untuk "dinilai". kita bukan hidup dalam sebuah talent show yang membutuhkan arahan dari seorang mentor yang memang dibutuhkan penilaian untuk penampilan yang terbaik. kita hidup di kehidupan nyata nan menyalak. ya kita memang saling membutuhkan untuk bertahan hidup, tapi bukan berarti kemudian kita bisa mengambil alih kendali akan kehidupan orang lain. 

sudahkan diri ini kita nilai sendiri? sudah layakkah kita untuk menjadi hakim bagi kehidupan orang  lain? terkadang hal ini kita lupakan, dan menjadi suatu kenikmatan tersendiri ketika kita membahas yang lain. manusia tempatnya lalai, ya tidak ada manusia sempurna. tapi apakah kita akan hidup untuk ketidak semprnaan? menilai seseorang tidaklah menjadikan kita manusia paling hebat di dunia ini saya rasa. mungkin tanpa disadari ketika kita mencoba untuk menjadi hakim akan kehidupan seseorang, untuk yang sebenarnya itulah yang tengah terjadi di kehidupan kita tanpa kita sadari. 

apa yang terjadi di kehidupan ini sudah menjadi urusan masing-masing, dan mempunyai batasannya untuk dimasuki oleh orang lain, ya terdapat batasan untuk kita mencampuri atau bahkan sampai menghakiminya. bisa saja kita sekedar untuk memberi saran jika dibutuhkan, namun bukan omongan yang menyudutkan orang lain. tentu kita juga tidak akan menyukai ketika seseorang terlalu dalam mencampuri urusan kita. kita bisa nyaman dengan kehidupan  ini, senyaman berjalan di atas pasir lembut pinggir pantai sembari menikmati hembusan angin. tapi itu semua bisa berubah ketika mereka dengan mata menyalak mulai menyoroti kehidupan kita. memasuki ranah pribadi kita. mungkin akan lebih menyenangkan ketika hidup ini kita jalani berjalan beriringan untuk mencapai tujuan kita masing-masing dengan cara  kita masing-masing pula.


Senin, 20 Mei 2013

Tersirat bukan Tersurat

ada awal kemudian ada akhir. kita terlahir kemudian kita meninggal. tapi bukan hanya sekedar datang dan pergi tanpa sesuatu yang bisa kita pelajari. apalagi di kehidupan ini, terlalu banyak hal yang sayang untuk dilewati begitu saja. menjalani hidup bukan hanya sekedar rutinitas harian yang dilakukan setiap harinya. bahkan ketika kita hanya berdiampun harusnya ada suatu hal yang bisa kita pelajari.

memahami seseorangpun bisa menjadi pelajaran berharga di kehidupan. terkadang apa yang tersurat tidak lebih baik untuk mengartikan keadaan dari yang tersirat. tidak perlu menunggu seseorang untuk berkata "ya,saya membutuhkannya." namun perlahan kita bisa mulai membaca situasi dan mencoba untuk masuk ke dalamnya, mencoba untuk mengerti apa yang orang lain butuhkan.

mengerti seseorang itu lebih sulit daripada mengerti diri sendiri. manusia memiliki isi hati dan pikirannya masing-masing. tidak perlu juga kita melulu memaksakan tapi mencoba merupakan usaha yang juga harus direalisasikan. dengan mengerti tanpa harus diberitahu, hidup akan lebih indah. kita bisa dengan sendirinya mengambil pelajaran dari hal tersebut. bayangkan ketika keadaan terbalik dan kita ada di posisi yang membutuhkan tapi keluh lidah ini untuk berbicara. pada saat itulah kehadiran seseorang yang peka terhadap sekitar akan sangat kita sukuri.

perjalan hidup akan terus berjalan yang diisi dengan berbagai masalah kehidupan. buka mata, pasang telinga, siapkan diri untuk melihat sekitar. menjadi pribadi yang peka bukanlah suatu yang merugikan, jangan bicara imbalan untuk itu. lebih menyenangkan hidup ini dengan berisikan manusia yang peka dan akan kita rasakan balasannya nanti. balasan indah dari yang menciptakan kita....

Senin, 06 Mei 2013

Peristiwa Hidup

bisakah kau menebak apa yang sedang terfikir olehku?
aku duduk terdiam di sini, sedang memikirkan sesuatu...
mungkin kau memiliki sedikit ketertarikan untuk mengetahuinya?
hemm...

hari ini ada suatu kejadian yang terjadi di hidupku, aku berada di situasi dimana diriku hanya bisa terdiam melihat mereka  yang berdiri berkerumun di depanku. mereka berbicara sesuatu yang tidak aku mengerti, telah lama aku tidak bersama dengan orang-orang ini dan berada di sana. aku masih duduk terdiam sampai salah satu dari mereka datang menghampiriku, mencoba mengajakku untuk berbaur dengan mereka. dengan ketipastian untuk ikut bergabung, aku berusaha untuk sedikit demi sedikit menelaah apa yang menjadi topik pembicaraan mereka. cukup sulit untukku, telah banyak hal yang berubah. aku sampai tidak tau harus berbuat apa.....


[mungkin ada orang yang mengalami hal demikian di dalam hidup mereka, paling tidak sekali dalam hidupnya. terkungkung dalam sebuah situasi yang dirasa aneh dan bisa membuat perasaan menjadi tidak nyaman.
lalu apa yang kemudian akan dilakukan jika kalian berada di situasi tersebut?
tetap berusaha memaksakan diri untuk menyatu, meskipun sebenarnya tidak ingin?
atau langsung pergi meninggalkannya?]


aku sempat "terasingkan" untuk beberapa waktu dari mereka, entah berapa banyak hal yang telah berubah semenjak terakhir kami bertemu. benar-benar aku merasa seperti orang baru yang mencoba untuk beradaptasi dengan mereka orang-orang baru. orang-orang yang dulu berhubungan cukup baik denganku, kini aku seperti kurang mengenal mereka...
sejenak aku berfikir apa selama ini aku telah dengan baik mengenal mereka?
atau memang aku belum terlalu mengenal mereka?
sehingga apa yang mereka lakukan sekarang membuat aku bingung...
ada banyak hal yang telah berubah, setidaknya itu yang terfikir olehku...
dengan orang-orang baru itu aku merasa mereka seperti telah diambil dariku...


[sebenarnya milik siapakah kita ini?
mengapa harus ada perasaan tidak senang ketika orang lain memiliki orang lain di kehidupan mereka? diri ini hanyalah sebuah fisik yang akan berubah dari masa ke masa, tidak akan kekal dan semua yang hidup di dalamnya. saya, anda, dan semuanya akan pergi mencari yang lainnya untuk memberikan "kepuasan" yang kita mau. hanyalah berupa perhentian sementara, dan tidak berhak diri ini untuk meminta hal lebih lainnya...]

Sabtu, 04 Mei 2013

apalah kalian ingin menyebutnya...

setiap saya menginginkan sesuatu dengan teramat sangat, saya akan berusaha semampu saya untuk mendapatkannya. fikiran ini hanya tertuju pada satu hal tersebut saja, sampai terlupakan hal lain yang ada di sekelilingnya. saya bisa menjadi seseorang yang berangan tinggi dengan imajinasi yang luar biasa indahnya kala itu. tapi selalu, entahlah hasilnya justru akan sebaliknya. apa yang saya inginkan menjadi kenyataan akan menguap begitu saja di  tengah perjalan tanpa akhir yang membahagiakan. dan  ini bisa membuat saya jatuh ke level terbawah, merenungi diri seolah dunia terhenti begitu saja. ini buruk, suatu hal yang ingin sekali saya buang jauh-jauh.

kemudian saya sadar bahwa saya terlalu bodoh karena bersikap demikian. dunia tidak akan perduli dengan apa yang terjadi pada diri saya. siapa saya? saya mulai berfikir untuk menjalani hal di kehidupan dengan santai, mengalir sepeti air yang tenang. dan benar saja, ternyata banyak hal lainnya, yang sempat terlupakan kemudian mucul sebagai penawar atas apa yang pernah terjadi. mungkin ada benarnya kalimat ini "life is not about making a plan, just let it be and you'll find many surprises." terkadang apa yang saya inginkan, idamkan, saya rencanakan dengan mendetail di kehidupan ini justru menguap begitu saja tanpa menjadi kenyataan. dan sebagai penggatinya, ada hal indah lainnya yang akan muncul menggantikannya.

bukan berarti kita tidak berencana atas hidup ini, rencana itu perlu ada setidaknya bisa kita jadikan semangat untuk menjalani hidup agar tidak  hampa. tapi mungkin bukan sebuah rencana seakan kitalah yang menentukan akhirnya, hanya sebagai pemanis di kehidupan agar lebih berwarna. rencana sebenarnya akan kehidupan ini telah ada yang mengaturnya sedemikian rupa indahnya, dan yang perlu saya lakukan hanyalah mengambil peranan untuk turut serta memberi warna dalam perjalanannya.

once again, life is not about making a plan, just let it be and you'll find many surprises... :)

Senin, 15 April 2013

Kotak Kebahagiaan

kemana biasanya kita pergi ketika mencari kebahagiaan?
jauh ke seberang benua, melakukan berbagai hal menyenangkan, melupakan keseharian yang mungkin memang ingin kita hindari?

banyak diantara kita yang bersikeras melakukan berbagai hal untuk menemukan kebahagiaan. tanpa disadari sebenarnya kebahagiaan itu bisa kita ciptakan sendiri. tidak perlu kita berkelana ke berbagai tempat dan hal untuk menemukanannya. cobalah untuk melihat jauh ke dalam diri. dimana sebenarnya letak kebahagiaan itu. setiap manusia memiliki kotak kebahagiannya sendiri. bahkan spongebobpun memiliki kotak imajinasinya sendiri untuk membuatnya bahagia dengan melakukan berbagai imajinasi "gilanya" bersama dengan patrick. "setiap orangkan punya caranya sendiri untuk bahagia, dan setiap orang juga kan tau apa yang harus mereka lakukan."

saya percaya dari setiap apa yang kita lakukan terkait kebahagiaan, pastilah ada suatu hal yang melatarbelakanginya. dan terkadang dari setiap tindakan itu tidak selalu semuanya berakhir dengan kebahagiaan yang seharusnya atau yang kita inginkan. hal yang kita lakukan itu hanya semacam penutup untuk menutupi sisi ketidakbahagiaan yang hanya menutupi sesaat sisi tersebut. 

kembali ke kotak kebahagian, mengapa tidak meluangkan sedikit waktu yang kita punya untuk menemukan kotak kebahagiaan di dalam diri kita masing-masing. tidak dibutuhkan tenaga, waktu, dan materi sebanyak kita berusaha menemukan kebahagiaan diluar, tapi hasilnya bisa jadi melebihi dari apa yang bisa kita bayangkan. kebahagiaan yang tidak ada batasnya. kebahagiaan merupakan hal hakiki yang harus dimiliki manusia, tanpa bahagia, hidup tidak akan seimbang. we all know that, so let's find our happiness box. :)

Selasa, 09 April 2013

for you

masa lalu bisa menjadi begitu menyenangkan di masa kini. hari ini kita bertemu bercengkrama bersama, tertawa satu sama lain. mengingat hal yang dulu pernah terjadi di kehidupan kita. tersipu malu wajah merona mengingatnya. dulu pernah kita memiliki kisah sedih bersama, tapi kini kau dengan tangan terbuka menerimaku dengan hangat. meski awalnya ragu untuk melangkah dan tanpa pengharapan lebih akan dirimu, aku mencoba memberanikan diri. detik itu kau duduk tepat di sebelahku, membalas candaan teman yang lain akan diri kita.

semua telah berubah sekarang. aku tidak lagi bermuram durja mengaharapkanmu. entahlah mungkin seiring waktu berjalan, apa yang dulu aku dambakan akan dirimu kini perlahan telah menghilang. tapi aku senang karena kau telah berubah. tidak lagi kisah sedih yang akan kuingat, melainkan cerita lucu akan tingkah kita sekarang. aku menikmati saat-saat seperti ini bersamamu sekarang.

lagipula alam bawah sadarku perlahan mulai melupakan kejadian-kejadian buruk yang pernah terjadi di masa lalu diantara kita. apa yang terjadi sekarang aku harap akan begini terus sampai kapanpun. bersama berjalan bergembira menikmati hidup kita, meskipun aku tak lagi sama seperti yang dulu. kita tetap bisa berdampingan sebagai teman baik selamanya. sungguh aku menikmati hari ini, terimakasih :)

khusus untuk temanku yang hari ini mengalaminya
*tulisan di atas telah mengalami pengembangan atas keinginan penulis :)*

ternyata saya belum siap...

i used to be so naive, berfikir bahwa semuanya akan berjalan dengan lancar sesuai keinginan. berfikir bahwa semuanya akan dengan mudah tercapai. sampai terlupakan satu hal yang paling penting, bahwa semua ini ada yang maha menentukan. dulu saya berfikir bisa melakukan segalanya sesuai kehendak hati. this is my life, i live with my own rules. dan mungkin karena pikiran bodoh itu, sampai akhirnya tiba di suatu ketika dimana diri ini  dihadapkan dengan banyak arahan yang belum pernah terpikirkan sebelumnya. semua terjadi begitu cepat, belum selesai pula apa-apa yang ingin saya lakukan dan mengaburkan semua hal yang telah tersusun rapih sebelumnya. bahkan waktu untuk sekedar menghela nafaspun tidak bisa. diri ini dibuat menjadi gamang.

saya tidak menyukai moment itu, hidup seakan sedang dipermainkan. saya diharuskan bertarung dengan diri sendiri untuk mempertahankan apa yang menjadi keinginan. anehnya lagi, hal tersebut seperti menyihir diri ini untuk menyerah dan mengaku kalah. hemm andaikan hidup begitu mudah untuk dijalani tanpa harus dihadapkan dengan berbagai pilihan. pengharapan yang begitu besar bisa lenyap begitu saja. dan ketika asa itu telah hilang, kini saya harus berdiri lagi, dengan rencana baru memulai dari awal tetap dengan menyusun apa yang menjadi keinginan, tapi kini tampaknya hidup haruslah lebih realistis. tidak semua yang saya inginkan bisa menjadi kenyataan. hidup memang harus diperjuangkan, tapi tidak bisa dengan cara memaksa. bagaikan air yang mengalir, semuanya pasti akan memiliki perhentian yang tepat nantinya di hilir.

Selasa, 26 Maret 2013

Something to think about...

ada beberapa dari kita yang berkelana sampai jauh untuk mencari yang namanya cinta sejati. hampir di setiap perhentian mereka berhenti untuk mencari dan membuktikan tentang kebenarannya. dan ketika mereka telah sampai pada suatu perhentian, mereka akan mulai melakukan hal-hal yang digadang merupakan cara terampuh untuk mendapatkannya. "bukankah kita harus melakukan semacam observasi dahulu sebelum kita benar-benar menentukan pilihan?" itu kalimat yang sering terdengar dari mereka.
observasi semacam apa yang mereka maksud?

mereka yang tengah terlena ketika berhenti di suatu perhentian akhirnya rela melakukan segalanya untuk pasangan mereka, apapun itu. itu juga disebut sebagai pembuktian bagi mereka. bahkan sampai orang lain berfikiran terkadang apa yang mereka lakukan itu sebagai hal yang irasional. padahal secara harfiahnya tidak ada ikatan resmi yang mengikat mereka berdua. love is blind. cinta itu buta. well, i'm not an expert in this case, tapi kalo saya boleh berpendapat, here's my words..
manusia tercipta sebagai makhluk yang paling sempurna diantara makhluk hidup lainnya. diberikan akal kepada kita agar kita bisa berfikir dengan baik ketika bertindak dalam menjalani hidup ini. tertipu daya akan suatu hal  yang irasioanal bukannlah tujuan dari terciptanya manusia. untuk apa akhirnya mempertahankan atau bahkan sampai mempertaruhkan suatu ikatan yang belum jelas juntrungannya. berfikirlah.
"ini bukan masalah itu, tapi ini tentang masalah hati. gak gampang diurusinnya." itu dia, selesaikanlah masalah hati disaat yang tenang agar kita bisa berfikir dengan logis.

bertaruhlah kita untuk mempertahankan suatu ikatan ketika kita memang sudah memiliki ikatan resmi. banyak hal yang telah terlibat di dalamnya yang juga harus kita selamatkan, karena memang sudah menjadi tanggung jawabnya. jika ada yang berpendapat bahwa, suatu hal tidak bisa dipaksakan ketika memang sudah tidak cocok lagi..ya itu pilihan mereka. tapi ada satu kutipan yang menarik, yang mungkin bisa ikut kita pikirkan "sewaktu bisnis akan jatuh, kita akan mati-matian mengupayakan untuk dapat bangkit, menginvestasikan waktu, tenaga, dan pikiran yang lebih. semua dilakukan untuk mengembalikan bisnis agar terselamatkan. namun, apakah kita akan melakukan hal yang sama jika itu terjadi dalam hubungan kita?mengupayakan seluruh tenaga untuk keutuhan..." (gobind vashdev)

Jumat, 22 Maret 2013

Kita saling Membutuhkan bukan Ketergantunagn

manusia terlahir membawa sifat saling menghargai antara manusia lainnya. ketika seseorang sedang bersedih, ada seseorang lainnya yang datang menghampiri untuk sekedar menjadi pendengar yang baik. atau ketika seseorang sedang berduka, ada seseorang lainnya yang datang hanya untuk memberikan pundak mereka untuk bersandar. manusia tercipta memang  tidak bisa hidup sendiri, untuk masalah yang sedang dihadapi, -meski terkadang kita bersikeras untuk menyelesaikannyas sendiri- percayalah dengan adanya seseorang yang dipercaya untuk berbagi itu bisa sedikit mengurangi beban di pundak. kita saling membutuhkan.

kata membutuhkan bukan berarti menggantungkan atau ketergantungan, hanya sekedar berbagai. ketergantungan nantinya menjadikan kita manusia yang malas, malas untuk hidup mandiri. manusia hidupnya tidak abadi perlahan tapi pasti manusia penghuni bumi ini akan hilang satu persatu. bayangkan jika kita memiliki ketergantungan akan orang lain, namun dilain sisi hanya tinggal kita seorang di bumi ini. karena pada dasarnya manusia memulai kehidupan ini sendiri dan akan mengakhirinyapun sendiri.

bukan hanya membutuhkan, tapi kita juga dibutuhkan, simbiosis mutualisme adalah konsepnya. bergunalah bagi orang lain maka orang lainpun akan memberikannya kembali kepada yang memberi.
ulurangan tangan akan sangat berarti ketika kita sedang tersesat dan membutuhkan arahan.
pendengar yang baik akan sangat meringankan ketika kita berkeluh kesah.
pundak seseorang akan terasa nyaman ketika kita menangis dan membutuhkan sandaran.

Rabu, 20 Maret 2013

Push

terkadang dalam hidup ini kita harus sedikit "memaksa diri" untuk melakukan sesuatu. hidup tidak pernah semulus yang kita bayangkan, apalagi jika kita hanya berdiam menunggu. ciptakanlah rasa ingin di dalam diri kita. kita yang hidup dengan tubuh ini, kita yang mengetahui mau menjadi seperti apa hidup ini di masa depan. something good will be eternal, something bad will gone. which one do you wanna be?

di masa depan, semua masih menjadi misteri, there is no time machine to know how the future will go. kita sendiri yang harus berusaha untuk menciptakan masa depan itu. langkah kaki takkan terhenti hanya karna batu kecil yang menghalang. berbuatlah sampai batas yang kita mampu, maka kita akan mendapatkan hasil yang setimpal atas usaha tersebut.

jangan lelah untuk berusaha, jangan menyerah sebelum yang dingginkan ada di genggaman tangan. menyesal nantinya bukanlah bagian dari rencana ke depan. kita jalan lurus ke depan, arah belakang hanyalah penopang hidup agar lebih baik ke depannya.

let's spread the wings, and get ready to fly away...

Kamis, 14 Maret 2013

Life is Boring?

Manusia pasti pernah merasakan bosan dihidupnya. it's normal, because that is part of life. kemudian apa yang harus kita lakukan? tiba-tiba di kepala ini banyak suara yang berbicara, "ya, membuat perubahan dong. make a move." anda?
tapi apa perasaan bosan itu akan hilang setelah kita melakukan perubahan ke hal yang lainnya, sebuah pengalihan misalnya... bagaimana kalau bosan itu kembali datang ke lembaran baru yang pastinya baru saja kita jalani.. tidakkah kita akan kelelahan sendiri melakukannya?

saya pernah berada di titik itu, sampai suatu saat saya sendiri bingung apalagi yang harus dilakukan untuk "membunuh si bosan" tersebut. tapi saya akhirnya berfikir, bosan itu ada karena kita yang menciptakan dengan memberikan ruang untuk bosan masuk ke dalam kehidupan ini.

banyak dari mereka yang memiliki rutinitas sama setiap harinya dan itu membuat mereka bosan akan kehidupan mereka sendiri. well, mengapa tidak kita mencoba untuk membuat semuanya menyenangkan, bukan bermaksud untuk menggurui, dari yang pernah saya alami ketika kita pertama-tama meniatkan itu menjadi suatu yang menyenangkan maka hasil yang akan keluarpun akan menyenangkan dan hasil sebaliknyapun berlaku. it may sound like a shit but it works, at least for me. setiap orang memiliki kapasitas yang berbeda dan kita yang paling tahu akan kemampuan dan kapasitas diri kita, jadi tentukanlah hidup ini mau menjadi seperti apa...

begitu banyak hal yang bisa dilakukakan di kehidupan ini, yang harus kita lakukan hanyalah membuka mata, mulai berfikir, dan merencanakannya di kehidupan ini. ya, be positive and creative. tidak ada batasan tentang menjadi kreatif. bukanlah masalah kita mempunyai kegiatan yang sama setiap harinya, pergi ke tempat yang sama, bertemu dengan orang-orang yang sama, melakukan hal yang sama setiap harinya. coba cari cara lain untuk membuat hari ini berbeda dengan hari-hari sebelumnya meskipun kita harus berada di suasana yang sama setiap harinya. gunakan imajinasi kita dan mulailah meniatkan apa yang akan kita lakukan hari ini merupakan suatu hal yang kita cintai, yang kita sukai.

kreatif itu ada karena adanya rasa bosan. bukan kita harus berlari pindah ke hal lainnya untuk menghilangkan rasa bosan, melainkan bagaimana kita bisa memanfaatkannya dan menjadikannya menyenangkan di kehidupan ini..

once again, bukan bermaksud menggurui, hanya ingin berbagi... :)
have a good rest

Senin, 11 Maret 2013

The Journey

ketika dalam sebuah perjalanan ke suatu tempat, ada moment yang begitu sayang untuk dilewati dalam menemani perjalanan. memandang lepas ke langit biru, berfantasi tentang kehidupan. bebas lepas tanpa hambatan. tangan ini perlahan mulai menggambarkan apa yang terlintas, menggambar di layar biru yang lebar membentang. membuat berbagai goresan-goresan indah. inginnya perjalanan ini terus berjalan tanpa berhenti, seakan kita pergi ke tempat entah dimana. cukuplah perjalanan panjang tanpa perhentian. pada saat seperti ini, hidup seakan begitu indah dan nyaman untuk ditinggali. memejamkan mata, bernafas menikmati hembusan udara yang masuk ke paru-paru, mengosongkan fikiran untuk sesaat, rasakan pula hembusan angin sepoi melewati tangan yang terbentang. dan tersenyumlah...

"ibu, kemana kita akan pergi hari ini?"
dengan simpul senyum indah sang ibu menjawab "tidak penting kemana tujuan kita, yang penting kita berjalan, terus berjalan menyusuri jalan tanpa henti"
sang anak terheran "tapi aku lelah bu. bisakah kita berhenti sebentar di suatu tempat yang ada tempat makan dan minumnya?"
"ya, kita pasti berhenti sejenak nak. tapi tidak untuk selamanya. itu hanya akan membuat kita berhenti dan kau mungkin tidak ingin melanjutkan perjalanan kita"
"mengapa bu?"
"karena kau nantinya akan merasa kenyang dan mengantuk, padahal di depan masih banyak kejutan yang menanti kita."
"kejutan apa bu?"
"namanya juga kejutan, bukan kejutan jika kau sudah mengetahuinya sekarang nak." jawab sang ibu dengan senyuman.

jangan pernah berhenti dalam perjalanan panjang hidup ini, berhentilah sesaat untuk menarik nafas panjang sebagai bekal dalam perjalanan.
nikmatilah setiap detik perjalanan di hidup ini, karena setiap detik yang akan datang kita tidak pernah tahu akan seperti apa.
you can count on your own self, ya karena nantinya kita memang akan sendiri menuju perhentian kita.
perhentian itu akan muncul dengan sendirinya ketika memang kita harus berhenti..berhenti untuk selamanya...

Selasa, 26 Februari 2013

untitled

pernahkah kalian berada pada posisi "terbalik"?
ketika dahulu dunia serasa berada dalam genggaman tangan?
seperti alam semesta menjadi pendukung terbesar,
semua khalayak jalan beriringan dari belakang.
ketika semua terpusat hanya kepada diri ini?

namun semua seperti terbalik,
berpaling membelakangi diri..
perlahan mulai menghilang dari pandangan mata.
hingga termangu diri ini memperhatikan yang terjadi.

rasanya ingin kembali ke masa itu,
bukan berarti kehidupan sekarang tak menyenangkan,
tapi terkadang ada suatu ketika,
ketika sendiri, mengingat yang dahulu..
everything was so beautiful,

bahkan sampai ada "keindahan" yang terlewatkan hingga membuat diri ini merenung...
andaikan bisa waktu diputar kembali kemasa itu,
inginku bertindak bersebrangan dari yang pernah aku lakukan,
dan mungkin sekarang cerita akan berbeda...

tapi, bagaikan sebuah permohonan gila untuk itu terjadi.
sekarang semua telah berjalan sesuai jalannya untuk kisah ini.
mungkin memang apa yang pernah terjadi dahulu,
hanya akan menjadi bagian dari bab di kehidupan ini.
bab tentang keindahan yang pernah terjadi namun terlewatkan...

berharaplah Tuhan mendengar dan membuat keajaiban dengan caraNya sendiri,
hingga bisa kita bertemu di waktu dan tempat yang baru,
membuat cerita di bab yang baru..
cerita, tentang indahnya ketika kita dipertemukan nanti...


Rabu, 20 Februari 2013

Sepenggal Tulisan : Malam Gamang

Sepenggal Tulisan : Malam Gamang: 20 februari 2013, 00.13. berhadapan dengan layar ini, membuat saya ingin menulis. meskipun saya belum tahu apa yang ingin saya tulis. ma...

Malam Gamang

20 februari 2013, 00.13.
berhadapan dengan layar ini, membuat saya ingin menulis.
meskipun saya belum tahu apa yang ingin saya tulis.

malam atau tepatnya dini hari ini tiba-tiba saya seperti mendapat hantaman keras.
potongan percakapan mereka di telepon membuat saya tersadar akan suatu hal.
hidup ini tidak akan pernah berubah kalau kita hanya berdiam diri ata hanya melakukan usaha sekedarnya.
kata-katanya begitu membekas seperti tamparan buat saya, mengapa saya betah bertahan dengan kondisi seperti ini.
terkadang kita memang tidak menghiraukan dengan apa yang terjadi, malah orang lain yang gelisah melihatnya.
saya menyukai kehidupan seperti ini, tapi lirikan mereka yang membuat saya akhirnya menjadi gerah.
mereka yang akhirnya sibuk menggantikan posisi sebagai diri saya sendiri.
ya, mereka seolah menyerupai menjadi diri saya dan mulai membuat dan mengambil keputusan atas apa yang harus saya lakukan.
mereka pikir mereka tau apa yang terbaik buat saya.
walau sebenarnya mereka belum tentu tahu.
alasannya karena mereka pikir saya kurang lincah dalam bergerak.
terlalu banyak berpikir dan menimbang.
saya tidak berani dalam berkeputusan.
memangnya mereka tau apa tentang diri saya?
yang menjalani hidup ini toh diri saya sendiri.
saya ingin memiliki dan menjalani kehidupan saya sendiri sesuai dengan keinginan saya.
tanpa ada mereka yang ikut masuk bukan untuk membantu malah memporak-porandakan segala seuatunya, setidaknya itu pandangan saya  terhadap mereka.

malam ini berhasil berubah menjadi malam yang gamang dalam hidup saya.
di saat semua keadaan telah berubah, keadaan yang akhirnya membuat saya gamang tentang apa yang harus saya lakukan.
pilihan telah ada, mereka telah menyiapkannya.
tapi apa mungkin benar yang mereka bilang, tentang kelincahan yang kurang ini dalam menjemput masa depan?
entahlah...

Selasa, 05 Februari 2013

ketika kita tua...

seringkali ketika saya berada di suatu ruangan yang dipenuhi dengan orang-orang lanjut usia, selalu banyak pertanyaan yang muncul di kepala ini.
kenapa kita menjadi tua?
seperti apa orang-orang di ruangan ini ketika mereka muda?
berubahkah kehidupan mereka ketika tua?
seperti apa nantinya ketika saya menjadi tua?
akankah kehidupan saya juga berubah?
untuk mereka yang berpasangan, mungkinkah perasaan mereka masih tetap sama ketika mereka pertama bertemu dulu?
masihkah mereka akan saling menyayangi dan menjaga?
akan seperti apa kehidupan ini ketika saya tua?
dan masih banyak lagi pertanyaan lainnya.
melihat kerutan demi kerutan di wajah lanjut usia mereka,
membuat saya merefleksi diri sendiri, mungkin seperti itu nantinya saya ketika tua...
begitu penasaran ingin mengetahui jawaban dari pertanyaan-pertanyaan konyol tentang kehidupan.
padahal kehidupan adalah sebuah misteri yang dibuat bukan untuk dipertanyakan,
hidup ini tercipta oleh Sang Maha Kuasa untuk kita jalani, ya jalani saja semuanya.
entah akan seperti apa, nikmatilah saja..
nikmati setiap detiknya ketika kita masih diberi kesempatan!
bersyukurlah akan semua hal di kehidupan kita.
begitupun ketika kita tua nanti...


Senin, 14 Januari 2013

Pak Darmin

awal kisah, udah dari 2 hari yang lalu tv di rumah rusak. berharap tv ga kenapa kenapa dan bisa hidup normal seperti sediakala jadilah tv-nya didiemin aja. tapi setelah 2 hari gak ada perubahan, gw mulai cari info tentang dimana yang terima jasa service-an di koran. setelah dihadapkan beberapa pilihan iklan di koran, akhirnya pilihan jatuh ke iklan Pak Darmin. gw memutuskan untuk menelpon, minta beliau untuk dateng ke rumah alhamdulillah beliau mengiyakan untuk dateng. singkat cerita beliau datang untuk memperbaiki tv gw yang rusak. well, ternyata Pak Darmin ini sosok yang gak pendiem, a.k.a dia suka sesekali sambil bincang-bincang saat bekerja. di perbincangan kita (gw dan Pak Darmin) keliatan banget kalo beliau sangat mengetahui dan menyukai pekerjaannya ini. setelah ngalar ngidur, sampelah di topik tentang pekerjaannya terdahulu sebelum seperti sekarang. dulu beliau bekerja di sebuah pabrik, yang waktu kerjanya itu gak mengenal waktu, pergi subuh pulang malem. padahal pada saat itu beliau baru aja punya seorang anak. alhasil beliau melewatkan masa pertumbuhan anaknya dan itu membuat beliau sedih. hingga pada suatu saat perusahaannya mengharuskan adanya pemecatan pegawai secara masal, yang membuat beliau menjadi salah satunya. lepas dari perusahaan pabrik, Pak Darmin sempat di tawari untuk bekerja di sebuah kapal pesiar. tapi beliau menolak dengan alasan beliau tidak mau mengulangi kesalahannya di masa lalu. "enak sih tawaran gajinya, jauh dari gaji saya dulu di pabrik, udah gitu keliling dunia lagi. tapi saya gak mau keilangan moment sama anak saya lagi, sedih rasanya kita gak tau apa-apa tentang perkembangan anak di rumah."
entah kenapa berenti di moment beliau ngomong gitu, gw tiba-tiba ngerasa kaya terenyuh, betapa sayangnya seorang ayah terhadap keluarganya. lanjut ke cerita Pak Darmin, beliau bilang walaupun sekarang kerjanya gak kaya dulu, tapi setidaknya beliau merasa tenang saat kerja, karena tetap bisa dekat dengan keluarga. alasan lainnya karna katanya beliau udah bosen kerja sama orang, "kalo kerja sendiri gini kan enak waktunya bisa diatur sesuka kita." Pak Darmin, an electrician :)

Sabtu, 12 Januari 2013

aku bosan menjawab pertanyaan itu!

mengapa ada yang namanya basa-basi di dunia ini?
mengapa manusia terkadang senang melakukannya?
aku bosan menjawabnya!
pernahkah kita membayangkan hidup ini hanya dipenuhi dengan pertanyaan dari mereka mengenai apa yang telah kita lakukan dalam hidup?
tidakkah masih banyak pekerjaan lain yang bisa dilakukan selain sekedar beremeh temeh untuk bertanya?
entah apalah itu namanya basa-basi atau memang tulus untuk dilakukan, tapi terimakasih.
saya baik-baik saja dengan apa yang saya lakukan di hidup ini!
(12113)

Minggu, 06 Januari 2013

One Day

mau share nonton film yang worth to watch, apalagi baut yang suka drama romance. jadi malam minggu kemaren udah gue rencanain buat nonton film yang berjudul One Day, two thumbs up buat film ini. film yang menceritakan tentang kisah cinta abadi sepasang kekasih selama 20 tahun. kisahnya benar-benar mengharu biru dan berhasil buat geregetan tentang "kebodohan" dexter (jim sturggess) dan emma (anne hathaway) yang lama mengakui kalau mereka sebenernya memang saling suka dan membutuhkan, di masa mereka yang saling mengingkari cintanya. mereka pernah menjalani hubungan dengan orang lain meskipun selalu gagal samapai akhirnya setelah sekian lama mereka baru menyadari akan hal itu. meskipun akhirnya mereka dipersatukan dalam pernikahan tapi mereka enggak happy ever after karena si emma meninggal dengan cukup tragis meninggalkan dexter sendirian. padahal waktu itu dexter lagi dalam masa pulih setelah keterpurukan yang dia alami di hidupnya. dexter berhasil menjalani hidupnya kemudian dengan selalu membawa cinta emma di kehidupannya.


Kamis, 03 Januari 2013

rangga-cinta new version

kemaren di sctv ada parade film layar lebar yang diputer nonstop selama kurang lebih 6 jam. 2 diantara 3 film yang diputer adalah perahu kertas dan malaikat tanta sayap.

jujur gw baru nonton 2 film itu, dan ternyata itu bukan sekedar film remaja bayangan gw selama ini. akting maudy dan adipati berhasil buat gw untuk enggak mindahin saluran tv. anyway, melihat akting mereka berdua entah kenapa jadi mengingatkan gw sama tokoh pasangan rangga dan cinta jaman AADC dulu. alasannya sih mungkin karena  mereka berdua udah bermain sebagai pasangan di beberapa film. tapi enggak menutup kemungkinan mereka bakalan jadi pasangan duet untuk film selanjutnya yang bisa menarik perhatian pecinta film.

meskipun mereka memiliki cara akting yang berbeda, tapi menurut gw pribadi mereka (maudy-adipati) udah kaya punya ciri khasnya masing-masing.

they live in a lie

mereka berteman sejak lama, bermain, tertawa, berbagi cerita khas wanita. bagaikan satu kesatuan yang tidak mungkin untuk dipisahkan. tapi ternyata mereka menyimpan sesuatu di balik itu semua. sebuah kebohongan!

bagaikan aktor teater yang begitu piawai memainkan peran, dengan sangat rapinya mereka hidup dalam pertemanan yang penuh kebohongan. setiap berpisah dari pertemuan, mereka selalu gelisah masing-masing atau sekedar mengumpat tentang apa yang terjadi barusan. lalu untuk apa pertemanan itu sebenarnya? sekedar petanda bahwa kita ada? atau sebenarnya mereka merasa kesepian dan membutuhkan pelampiasan?


Selasa, 01 Januari 2013

ibu dan arkha.jpg

Dikirim melalui BlackBerry® dari 3 – Jaringan GSM-Mu

2013

hari pertama di tahun 2013. diawali dengan awan yang mendung, seperti mendukung setiap mereka yang tengah kelelahan setelah menggelar "pelepasan" sang 2012 untuk melupakan sejenak hari ini. bagai hari mati, suasana pagi begitu sepi tanpa hiruk pikuk kebisingan yang biasanya terjadi. setiap mereka seperti memberikan pengecualian untuk hari pertama di tahun baru untuk melupakan segala sesuatunya setahun belakang. keadaan bising kemarin malam menjadi pertanda kesenangan mereka menyambut tahun baru setelah 2012. saling sibuk walau hanya sekedar mengirim pesan singkat ucapan selamat kepada datangnya tahun yang baru. seolah seperti sudah menjadi keharusan, segala daya upaya dikerahkan untuk melakukan perayaan. terbuai hingga sang fajar akan menampakkan cahayanya. warna-warni dari kembang api yang terhampar di angkasa, keriuhan suara tanda kesenangan mereka. beberapa dari mereka menyebut perayaan tersebut seperti pemberi semangat baru untuk memulai tahun yang baru.
tidakkah kita sadar atau berpura-pura tidak sadar bahwa setelahnya semua akan menjadi biasa kembali. lalu apa yang kemudian membuat mereka begitu bersemangat untuk melakukannya?
hanya pergantian sejumlah deretan angka dari 2012 menjadi 2013, namun tetap dengan deretan angka dan nama bulan yang sama seperti tahun-tahun sebelumnya.
tidakkah kita lebih memfokuskan ke hal yang lebih penting?
bukan sekedar perayaan, bukan sekedar membuat resolusi yang mungkin kita sendiri pun hanya akan menguapkannya begitu saja tanpa kelanjutan.

2013.

Harapan Sang Ibu

Kala itu terdengar suara telpon berdering, terdengar teriakkan dari seberang ketika diangkat. "Bu, aku mau liburan kesana, mungkin senin nanti aku berangkat." singkat cerita sang ibu begitu bahagia mendengarnya. Dan sejak saat itu setiap pagi beliau selalu berdiri di depan pintu dengan tatapan kosong menunggu kehadirannya. Diawal menunggunya masih ia menampakkan kegembiraan akan perjumpaan yang akan terjadi. Hingga tiba di hari yang dinanti, dia yang berjanji tak kunjung datang. Sang ibu berinisiatif untuk menanyakannya, "halo." "halo iya bu, kenapa nelpon?" "kamu lagi dimana? ga jadi kesininya?" "iya bu, ini aku belum bisa kesana. nanti aku kabarin lagi ya kalo udah pasti berangkat." akhir dari percakapan yang mengecewakan. meski ia tak secara langsung menampakkannya, terlihat jelas dari guratan di wajahnya. hal yang sama selalu ia lakukan di setiap paginya. "lagi ngeliatin apa bu?" tanya seorang anak yang lainnya. "ga lagi ngeliatin apa-apa." jawabnya dengan canda.

mengapa kita harus membuat ibu menunggu akan terwujudnya janji kita kepadanya?
mengapa kita membuatnya menunggu setiap detik untuk melihat kita?
bukankah harusnya kita yang selalu siap sedia untuk ibu?
Ibu, maafkanlah kami anak-anakmu ini...