Selasa, 26 Maret 2013

Something to think about...

ada beberapa dari kita yang berkelana sampai jauh untuk mencari yang namanya cinta sejati. hampir di setiap perhentian mereka berhenti untuk mencari dan membuktikan tentang kebenarannya. dan ketika mereka telah sampai pada suatu perhentian, mereka akan mulai melakukan hal-hal yang digadang merupakan cara terampuh untuk mendapatkannya. "bukankah kita harus melakukan semacam observasi dahulu sebelum kita benar-benar menentukan pilihan?" itu kalimat yang sering terdengar dari mereka.
observasi semacam apa yang mereka maksud?

mereka yang tengah terlena ketika berhenti di suatu perhentian akhirnya rela melakukan segalanya untuk pasangan mereka, apapun itu. itu juga disebut sebagai pembuktian bagi mereka. bahkan sampai orang lain berfikiran terkadang apa yang mereka lakukan itu sebagai hal yang irasional. padahal secara harfiahnya tidak ada ikatan resmi yang mengikat mereka berdua. love is blind. cinta itu buta. well, i'm not an expert in this case, tapi kalo saya boleh berpendapat, here's my words..
manusia tercipta sebagai makhluk yang paling sempurna diantara makhluk hidup lainnya. diberikan akal kepada kita agar kita bisa berfikir dengan baik ketika bertindak dalam menjalani hidup ini. tertipu daya akan suatu hal  yang irasioanal bukannlah tujuan dari terciptanya manusia. untuk apa akhirnya mempertahankan atau bahkan sampai mempertaruhkan suatu ikatan yang belum jelas juntrungannya. berfikirlah.
"ini bukan masalah itu, tapi ini tentang masalah hati. gak gampang diurusinnya." itu dia, selesaikanlah masalah hati disaat yang tenang agar kita bisa berfikir dengan logis.

bertaruhlah kita untuk mempertahankan suatu ikatan ketika kita memang sudah memiliki ikatan resmi. banyak hal yang telah terlibat di dalamnya yang juga harus kita selamatkan, karena memang sudah menjadi tanggung jawabnya. jika ada yang berpendapat bahwa, suatu hal tidak bisa dipaksakan ketika memang sudah tidak cocok lagi..ya itu pilihan mereka. tapi ada satu kutipan yang menarik, yang mungkin bisa ikut kita pikirkan "sewaktu bisnis akan jatuh, kita akan mati-matian mengupayakan untuk dapat bangkit, menginvestasikan waktu, tenaga, dan pikiran yang lebih. semua dilakukan untuk mengembalikan bisnis agar terselamatkan. namun, apakah kita akan melakukan hal yang sama jika itu terjadi dalam hubungan kita?mengupayakan seluruh tenaga untuk keutuhan..." (gobind vashdev)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar