Minggu, 21 Juli 2013

Hujan

Musim ini kembali datang, memberikan udara dingin sepanjang hari bahkan bisa sepanjang musim. Mentari sedang tak berada di puncak kejayaan, tertutup oleh awan gelap pembawa hujan.  Banyak yang menikmati musim ini, kedatangannya bersamaan dengan suasana libur terasa begitu cocok untuk berdampingan. Menikmati penghujung tahun dengan penuh kegembiraan.

Senang rasanya ketika hujan turun, tanah gersang menjadi basah. Semerbak aroma rerumputan yang basah karena hujan selalu memberi efek menenangkan. Pamormu hujan takkan lekang dimakan waktu, selalu dinanti oleh setiap insan. Selalu dinanti untuk sekedar membasahi jiwa-jiwa yang kering, juga dinanti untuk membantu menguraikan pikiran yang kusut. Hanya dengan duduk manis menatap hujan turun. Ketika hujan turun pula selalu ada kisah dibaliknya, baik itu kisah sedih maupun kisah menyenangkan. Aku lebih menyukai adanya kisah senang di dalamnya, kalian?

Suatu ketika di saat senja, langit berwarna jingga berhiaskan pelangi di atasnya. Sesaat sebelumnya sempat turun hujan yang cukup deras, meskipun hujan datang bersama petir yang saling saut menyaut menyambar, hujan tetaplah menenangkan bagiku. Ketika hujan turun, aku bisa berlama lama untuk sekedar berdiam diri di kamar dan berfikir, berfikir akan banyak hal. Sekedar merekap kejadian-kejadian yang pernah terjadi. Ada satu kejadian ketika hujan turun yang membuatku merasa senang. Kejadian konyol yang akan menjadi bagian dari memori diingatan ini.

Hujan selalu membawa cerita di kehidupan manusia, hujan bagaikan teman lain bagi manusia. Hujan menemani setiap kisah dan memberikan kisah bagi yang ditemani. Aku menikmati hujan seperti aku menikmati hidup ini. Setiap tetesan air hujan memberikan keceriaan dan keceriaan itu menghasilkan kebahagiaan bagiku. Terimakasih Tuhan :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar