Sabtu, 31 Agustus 2013

Untukmu

hari itu ketika kali pertama kita berjumpa,
masih ku ingat sorotan mata indah itu.
bagai kilatan petir, aku tersengat olehnya,
meski hanya untuk sepersekian detik semua untuk bermula dan terjadi
terimakasih ku ucapkan...

sudah lama ketika itu terjadi,
telah banyak kejadian terjadi setelahnya,
hari ini, ketika aku berdiri di satu sudut ruang
sesosok itu kembali terlihat..
banyak hal telah berubah setelahnya
aku hampir tak mengenalimu,
ketika senyum itu tersimpul menemani sorotan matamu
baru aku menyadari...

bunga-bunga masih jauh dari musimnya untuk bermekaran,
tapi aku telah mendahuluinya...
kau siramkan pupukmu pada tunasku...
dan kini akupun tumbuh bersama dengan rasa ini..
kau tinggalkan sesuatu padaku, tiada upayaku untuk menolaknya..

Tuhan, terimakasih kau berikan rasa ini,
jagalah ini sebagaimana mestinya
jangan biarkan aku terlena untuk melapaui menjadi sesuatu yang buruk,
meskipun hanya dengan hal kecil,
sungguh Kau bisa membuatku berdecak kagum atas ciptaanMu...


Kamis, 22 Agustus 2013

Gelap

aku tersesat dalam kesepian, berteman dengan kesendirian tak seorangpun berada di sekitar.
berjalan menyusuri lorong sempit berharap menemukan jalan keluar.
menanti secercah cahaya untuk menuntun langkah kecil kaki menuju keramaian.
sulit untuk dijangkau, tak sedikitpun cahaya itu terlihat.
tanpa penunjuk arah, kaki ini tiba di dalam kegelapan, semakin gelap dan jauh dari cahaya.
aku terdiam, terpaku entah menatap apa...

sesaat kedamaian itu berhasil menyihir, tenangku menemani hari-hari dalam kegelapan,
hingga susah untuk kaki ini bangkit, namun aku tersentak oleh sesuatu..
suara yang entah datang darimana, memecah lamunku mencari asalnya.

"Apa yang kau lakukan di sini?"
"Siapa itu?, kegelapan ini benar-benar menguasaiku, aku terlena dalam dekapannya."
"Aku adalah dirimu, meskipun demikian, ini bukanlah tempat untuk itu."
"Lalu?
"Bangunlah aku akan menuntunmu."
"Haruskah? aku merasa nyaman di sini."
"Kau bukan hidup di dalam dongen yang berakhir bahagia, bahkan berada dalam kegelapanpun bukan gambaran akhir bahagia."

pertanda apa ini? aku terbangun dari semua itu...
terdiam, gelap itu sempat berhasil menutupi dari alam nyata.
aku pun sadari, kenyataan itu terang bukan justru gelap.
kaki ini tak lagi melangkah..aku mulai berlari
menjauhi gelap dan mencari terang untuk hidupku...