Selasa, 01 Juli 2014

Benarkah???

Sudah lama semenjak terakhir kali kita berbicara, ketika malam kemarin kau menghubungiku aku terkejut. Rasa senang menghampiri bercampur dengan sejuta tanya di benakku. Kau memulainya dengan kata kata manis nan membuai, sejenak aku melupakan tanyaku sampai kau mengutarakannya. Alasan yang membuatku heran, benarkah? Aku memutar otak untuk mendapatkan jawaban, tidak ingin aku merusak peristiwa langka seperti ini sehingga aku tidak mempertanyakan kepadamu.

Banyak hal yang hingga kini masih mengganjal, mengapa sekarang? mengapa alasan itu yang kau utarakan? dan masih banyak lagi lainnya. Jarak yang telah tercipta diantara kita masih membuatku sungkan untuk memulai. Ada pikiran jahat singgah mengatakan bahwa kau bahkan tak tulus dengan apa yang telah kau lakukan. Masihkah kau mau menerima ku dengan hangat? Atau.....

Aku berusaha membuang jauh semua prasangka buruk itu, meskipun sulit bagiku untuk melakukannya karena terlalu banyak kenangan indah di masa lalu. Pernah kita membangun asa bersama untuk masa depan, pernah kita saling melukai meski bukan itu maksudnya dan semua itu masih terangkum rapi dalam ingatan. Apakah kau mengingatnya sama seperti halnya aku?

Sekarang mungkin memang tak semanis dahulu, banyak hal telah berubah dan memang harus berubah. Kau mungkinlah bukan lagi seseorang yang pernah kukenal, kita telah memilih jalan masing masing untuk melanjutkan hidup. Alasan apapun itu, semoga kita tetap bisa menjalin hubungan ini meski sekarang kita telah dengan tujuan kita masing masing.