Minggu, 14 Desember 2014

Hidup Bahagia

Hidup ini sudah penuh dengan hal-hal mengerikan, yang terkadang kita tidak ingin mengalaminya. Lalu, apa yang akan kita lakukan jika itu semua tidak terelakkan datang begitu saja menghampiri?

Mungkin sudah berulang kali hal ini terjadi, sampai aku bertanya apa sesungguhnya maksud dari semua ini? Aku pernah tersesat jauh sekali terdorong entah kemana, sampai untuk bangkit pun aku merasa susah. Sampai suatu ketika aku berusaha untuk berdamai dengan keadaan. Tubuh ini tidak ingin aku hancurkan begitu saja karena kebodohan sesaat. Lama untuk bisa berdamai dengan keadaan menyeramkan ini, tapi ini semua setimpal dengan apa yang sekarang aku dapatkan. Bukan materi berlimpah, bukan juga setiap kesenangan duniawi. Bagaimana aku harus menyebutnya? Sesuatu ini merupakan hal yang aku bangga karena memilikinya.

Ada yang mencibir dengan pilihanku, ada yang merasa iba, dan mungkin mereka mencoba untuk menerima meski aku tidak tahu apa sebenarnya yang sedang terlintas di benak mereka.

Apa sebenarnya arti hidup ini?
Tujuan apa yang ingin kita capai?
Aku, kau, dan mereka, kita semua memiliki keinginan yang berbeda. Lalu kenapa kita harus gelisah kala apa yang mereka miliki tidak kita miliki? Bukankah memang rumput tetangga akan selalu terlihat lebih hijau? Pikiran seperti itu yang selalu terlintas di setiap kita, jadi jangan cemas kawan. Sesuatu yang tidak kau sukai bisa jadi akan sangat menarik untukku dan begitupun sebaliknya.

Hidup bukankah lebih menarik dengan adanya perbedaan? Tidak tahu akan seperti apa jika semua hal di dunia ini sama, mungkin tidak menarik. Sama halnya perbedaan kecil yang ada diantara kita, untuk apa kita berusaha keras untuk membuatnya menjadi sama kalau akhirnya banyak hal yang dikorbankan dengan sia-sia.

Mata ini sibuk memandang sesuatu yang lebih indah,
Tangan ini sibuk mencari yang lebih baik,
Kaki ini sibuk melangkah hingga entah kemana tujuannya,
Satu hal yang membuat kita lupa, terkadang kita lupa untuk melihat diri sendiri. 

Aku sibuk mencari, sibuk melihat, sibuk mendengar, entah sibuk apalagi hingga lupa. 

Jika kebahagiaan adalah tujuan akhir hidup, lalu bahagia seperti apa yang kau maksud? haruskah jauh berkelana jika bahagia itu bisa kita dapat dari diri sendiri? Tidak perlu selalu merasa kurang setelah melihat yang lain, tidak juga berkecil hati karena gagal akan sesuatu. 

Raga ini harusnya lebih dihargai, karena dengan menghargai bahagi itu akan datang dengan sendirinya. Bahagia itu sederhana, sesederhana ketika aku menulis semua ini. Begitupun seharusnya kita semua menjalani hidup ini.

1 komentar:

  1. Perkenalkan, saya dari tim kumpulbagi. Saya ingin tau, apakah kiranya anda berencana untuk mengoleksi files menggunakan hosting yang baru?
    Jika ya, silahkan kunjungi website ini www.kumpulbagi.com untuk info selengkapnya.

    Oh ya, di sana anda bisa dengan bebas mendowload music, foto-foto, video dalam jumlah dan waktu yang tidak terbatas, setelah registrasi terlebih dahulu. Gratis :)

    BalasHapus