Sabtu, 28 Februari 2015

Pintu

Ketika seruan yang terdengar sudah membuat jengah
Ketika rangkulan bukan jawaban atas sesak
Ketika langkah terhenti di suatu titik
Satu hal yang ingin dituju
Pintu itu tempatku kembali

Waktu berjalan meninggalkan asa
Banyak hal terjadi dan begitu saja berlalu
Kilasan demi kilasan kisah tersurat mengisi lembaran hidup
Begitu banyak peristiwa untuk semua itu
Satu yang aku rindu
Pintu itu tempat aku kembali

Rasa penat akan kehidupan
Rasak sesak di tengah kerumunan riuh
Rasa senang ketika bergembira
Rasa yang bahkan tak tergambar untuk diucap
Satu rasa yang selalu teringat
Pintu itu tempat rasa kekal yang kutahu

Ketika lelah telah memuncak
Ketika rindu tak terelakkan 
Ketika air mata adalah jawaban terakhir
Dan ketika tiada arah untuk melangkah 
Tetaplah terbuka satu pintu
Ketuklah,
Pintu kekal itu, tempat kita semua kembali...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar